Straight News
‘Imaginarium’ Diserbu
Ribuan Warga
SAMARINDA – Ribuan
warga kota Samarinda memadati gedung KNPI Kota Samarinda pada (3/5) kemarin. Mereka datang
memeriahkan acara yang digawang oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi 2012. Menurut
pengakuan Ketua Panitia, Hidayana sempat tidak percaya kepada animo masyarakat
yang datang. “Alhamdulillah sukses.
Ada sekitar tiga ribu orang yang datang,” ujarnya.
Dibeberkannya,
‘Imajinarium’
digagas untuk memberikan hiburan dan pendidikan bagi warga kota Samarinda
dengan cita rasa anak komunikasi. Terdapat berbagai macam perlombaan didalamnya seperti
fotografi, akustik band, lomba menggambar, lomba short movie. “Banyak yang udah
berpartisipasi, dari pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum,” tandasnya.
Cukup dengan merogoh kocek sebesar
lima ribu, warga Samarinda sudah bisa menikmati suguhan acara yang menarik.
Dari pameran, penampilan seni berbagai komunitas dan band lokal, hingga malam
puncak penghargaan rangkaian lomba sebelumnya. “akhirnya kelar juga, seluruh
perjuangan kita ditutup dengan manis. Terimakasih teman-teman panitia, dosen
dan keluarga besar Ilkom Unmul,” tutup Hidayana.
Acara yang berhasil menyedot banyak
perhatian ini, cukup di apresiasi berbagai macam pihak. “Seru banget tadi di
dalam, rame banget orang-orang pada datang. Band lokalnya cakep, pamerannya
boleh juga. Selamat Ilkom,” tutur salah satu pengunjung, Valen kepada redaksi. (fac)
‘Imaginarum’
Bukan Sekedar Khayalan
Menimbun Rupiah di Simpang Jalan
Oleh Fachri
Mahayupa
………….Sore hari
di simpang empat Lembuswana menjelang senja, jalanan seperti biasa tengah
padat-padatnya dipenuhi kendaraan. Pemandangan yang lumrah terjadi di petang
hari kota Samarinda, pasalnya merupakan waktu orang-orang pulang kerja maupun
setelah mengenyam pendidikan di kampus atau sekolah. Sekumpulan muda-mudi
terlihat hilir dan mudik menenteng kardus, sebagian memainkan alat musik petik
dan pukul. Mereka menyambangi satu-persatu masyarakat yang tengah duduk di atas
kendaraan mereka sambil menunggu lampu lalu lintas berubah menjadi warna hijau.
Mereka
bukan pengamen atau gelandangan, tapi mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas
Mulawarman. “Permisi, mohon maaf mengganggu perjalanannya,” kata Tisa salah
satu Mahasiswa Ilkom Reguler A kepada beberapa pengendara. Bermodal senyum hangat diiringi musik sederhana,
rupiah demi rupiah masuk ke dalam kardus mie instan yang di sulap menjadi
tabungan harapan mereka. Momen tersebut biasanya dapat kita lihat saat pukul
menunjukan pukul lima sore hingga menjelang adzan maghrib di simpang empat
Lembuswana.
Tak
jarang terlihat beberapa pengendara yang memberi senyum saja. Bahkan cuek bebek
hingga meledek, “Kok Mahasiswa ngamen? Memang kampus tidak beri dana? Rektornya
mana?” ungkap salah satu pengendara kepada mereka. Namun hal tersebut
ditanggapi dengan santai, sambil mereka berpindah ke pengendara lainnya.
Pastinya
timbul pertanyaan di benak kita, mengapa mereka melakukan hal tersebut. Ketua
panitia ‘Imaginarium’, Hidayana membeberkan alasan mengapa tim-nya ‘ngamen’ selama beberapa hari belakang.
Tak lain karena persoalan pendanaan yang mampet sementara waktu pelaksanaan
kegiatan yang semakin mepet. “Kami akan melakukan usaha apapun agar Imaginarium
tetap terlaksana, bahkan untuk ngamen di jalan,” akuinya.
Sebanyak
13 hari mereka lalui untuk turun kejalan mengumpulkan pundi-pundi rupiah guna
menambal kekurangan finansial. Upaya yang keras kemudian berbuah hal yang
manis, tidak sedikit uang yang tergalang mulai dari 400 ribu per hari hingga
mencapai satu juta pernah mereka kumpulkan. “Mau bagaimana lagi perhatian dari
pihak kampus kurang, proposal keluar juga belum dapat memenuhi kuota anggaran,”
tandasnya setengah lelah.
Keinginan
kuat disertai usaha yang hebat untuk menjelmakan ‘Imaginarium’ menjadi
kenyataan, yang patut diapresiasi. Mereka adalah anak-anak Ilmu Komunikasi
angkatan 2012 yang berniat membuat hajatan besar tersebut. “Selain sebagai
bukti eksitensi kami, ini juga merupakan pengabdian kepada masyarakat.
Imaginarium bukanlah khalayan, tetapi suatu hal yang harus kami wujudkan,”
tuturnya.
Muhammad Fachri Ramadhani
0902055143
Penulisan Humas
Tidak ada komentar:
Posting Komentar